Postingan

Bunkei ( Pola Kalimat ) Bag. Satu ( Pel 1 - 5 )

Selanjutnya, kita akan mempelajari bunkei atau pola kalimat dalam bahasa Jepang :

Ikka ( Pelajaran 1  )

1. ..... wa ..... desu
(Watashi) wa (gakusei) desu.

2. ..... wa ..... desu ka?
(Anata) wa (gakusei) desu ka?
Hai, (watashi) wa (gakusei) desu
Iie, (watashi) wa (gakusei) dewa arimasen, (watashi) wa (sensei) desu.

3. ..... mo ..... desu ka?
(Ali-san) mo (Indonesia-jin) desu ka?
Hai, (Ali-san) mo (Indonesia-jin) desu.
(Yamada-san) mo (Indonesia-jin) desu ka?
Iie, (Yamada-san) wa (Indonesia-jin) dewa arimasen.

4. ..... mo ..... mo ..... desu
(Ali-san) mo (Amir-san) mo (otoko) desu ka?
Hai, (Ali-san) mo (Amir-san) mo (otoko) desu.
(Ali-san) mo (Amir-san) mo (onna) desu ka?
Iie, (Ali-san) mo (Amir-san) mo (onna) dewa arimasen.

5. ..... mo ..... mo ..... mo ..... desu ka?
(Tanaka-san) mo (Yamada-san) mo (Suzuki-san) mo (gakusei) desu ka?
(Tanaka-san) mo (Yamada-san) mo (Suzuki-san) mo (gakusei) desu.
(Tanaka-san) mo (Yamada-san) mo (Suzuki-san) mo (sensei) dewa arimasen.

6. ..... to .....…

Hanamizuki

Aku mengenal lagu ini dari seorang temanku yang pernah belajar di jurusan bahasa Jepang dan sekarang bekerja sebagai penerjemah.

Sumber : http://kashinotoki.blogspot.co.id/2010/09/hanamizuki-by-hitoto-yo.html

ハナミズキ (Hanamizuki- Flowering Dogwood) by Hitoto Yo (一青窈) 空を押し上げて
Sora wo oshiagete
Reaching for the sky,
手を伸ばす君 五月のこと
Te wo nobasu kimi, gogatsu no koto
you stretch out your hand, [something you do] in May.
どうか来てほしい
Dou ka kite hoshii
Somehow or another, I’d like you to come.
水際まで来てほしい
Mizugiwa made kite hoshii
I’d like you to come to the water’s edge.
つぼみをあげよう
Tsubomi wo ageyou
I’ll give you a flower bud,
庭のハナミズキ
Niwa no hanamizuki 
a dogwood bud [from my] garden.

薄紅色の可愛い君のね
Usubeni iro no kawaii kimi no ne
The pink color of you [blushing] is cute.
果てない夢がちゃんと終わりますように
Hatenai yume ga chanto owarimasu you ni
I hope for the never ending dream to end perfectly.
君と好きな人が 百年続きますように
Kimi to suki na hito ga hyakunen tsudzukimasu you ni
I hope you and the person you love will continue for 100 years.

夏は暑過ぎて
Natsu wa …

Kata Kerja Dalam Bahasa Jepang

Setelah membongkar buku lama, akhirnya aku dapat menemukan dua buku pelajaran bahasa Jepang yang dulu pernah kupelajari saat duduk di bangku sekolah menengah atas, aku senang karena ternyata aku masih menyimpannya :)
Di bagian lampiran, terpapar ulasan rinci mengenai perubahan kata kerja dalam bahasa Jepang. Untuk lebih jelasnya, adalah sebagai berikut :
Golongan kata kerja dalam bahasa Jepang terbagi menjadi tiga golongan :
a. Kata Kerja Golongan I, yaitu kata kerja yang berakhir pada suku kata U, KU, SU, TSU, NU,     MU, RU, GU, BU.
b. Kata Kerja Golongan II, yaitu kata kerja yang berakhir pada bunyi ERU atau IRU.
c. Kata Kerja Golongan III, yaitu kata kerja yang tidak beraturan, terbagi dua lagi :
*SURU dan semua kata lain yang memakai -SURU.
*KURU = datang.

Perubahan kata kerja :
- Bentuk NAI :
1. Kata Kerja Golongan I  :
    *Yang berakhiran pada suku kata U, U berubah menjadi - WA + NAI, misalnya :
KAU - KA+WA+NAI.
    *Yang berakhiran pada suku kata lain, U pada suku kata tersebut berub…

Shiki no Uta ( Bag. Dua )

四(し)季(き)の歌(うた)
Shiki no Uta
(Lagu Empat Musim)

春(はる)を愛(あい)する人(ひと)は心清(こころきよ)き人(ひと)
Haru wo aisuru hito wa kokoro kiyoki hito
(Orang yang mencintai musim semi adalah orang yang berhati murni)

すみればの花(はな)のような
Sumireba no hana no youna
(Seperti bunga yang sedang bermekaran)

僕(ぼく)の友達(ともだち)
Boku no tomodachi
(Adalah teman-temanku)

夏(なつ)を愛(あい)する人(ひと)は心強(こころづよ)き人(ひと)
Natsu wo aisuru hito wa kokoro tsuyoki hito
(Orang yang mencintai musim panas adalah orang yang berhati kuat)

岩(いわ)をくだく波(なみ)のような
Iwa wo kudaku nami no youna
(Seperti ombak laut yang memecah batu)

僕(ぼく)の父親(ちちおや)
Boku no chichi-oya
(Adalah ayahku tersayang)

秋(あき)を愛(あい)する人(ひと)は心深(こころふか)き人(ひと)
Aki wo aisuru hito wa kokoro fukai hito
(Orang yang mencintai musim gugur memiliki hati yang dalam)

愛(あい)を語(かた)るハイネのような
Ai wo kataru no Haine no youna
(Yang menceritakan kisah cinta seperti penyair Heins)

僕(ぼく)の恋人(こいびと)
Boku no koibito
(Adalah kekasihku)

冬(ふゆ)を愛(あい)する人(ひと)は心広(こころひろ)き人(ひと)
Fuyu wo aisuru hito wa kokoro hiroki hito
(Orang yang mencintai musim dingin memiliki hat…

Shiki no Uta ( Bag. Satu )

Shiki no uta atau Lagu Empat Musim, awalnya aku tahu lagu lama berbahasa Jepang ini, dari Ibu Judith, salah seorang guruku yang mengajar bahasa Jepang di sekolah menengah atas.
Bahkan setelah lebih dari dua puluh tahun berlalu, sejak aku meninggalkan bangku sekolah dan mulai bekerja, kerinduanku untuk kembali mempelajari bahasa Jepang, salah satu caranya dengan mengingat lagu ini, tidak pernah luntur.
Belum lama ini, bagaikan kembali menemukan fosil yang hilang, aku tak sengaja menemukan teks lagu ini.

Haru no aisuru hito wa
Kokoro kiyoki hito
Sumire no hana no youna
Boku no tomodachi

Natsu no aisuru hito wa
Kokoro tsuyoki hito
Iwa wo kudaku nami no youna
Boku no chichi oya

Aki no aisuru hito wa
Kokoro fukaki hito
Ai wo kataru haine no youna
Boku no koibito

Fuyu no aisuru hito wa
Kokoro hiroki hito
Neyuki wo tokasudaichi no youna
Boku no haha oya

Mengenai makna yang tersimpan dalam lagu ini, mungkin lain kali, aku akan membahasnya bersama kalian :)


Rumah Buku Oriental

Beberapa tahun lalu, aku pernah mengenal sebuah toko buku yang menjual buku-buku berbahasa Mandarin. Nama toko buku itu adalah Toko Buku Oriental, atau aku lebih suka menyebutnya Rumah Buku Oriental. Mungkin karena belum memiliki banyak pengunjung, suasana toko buku itu lebih mirip perpustakaan dengan beberapa rak besar yang memajang banyak buku dengan tema yang beragam; misalnya saja buku tentang resep masakan atau keterampilan, berbagai jenis kamus, majalah dan novel. Setelah aku mengetahui kalau ternyata ada toko buku yang khusus menjual buku-buku berbahasa Mandarin, maka dengan segera tempat itu langsung menjadi salah satu tempat favoritku. Waktu itu, nyaris setiap pagi, aku selalu berusaha menyempatkan diri untuk mampir sebentar ke sana, baik itu untuk membeli buku, atau sekedar melihat-lihat saja. Dari banyak buku yang tersedia di sana, aku paling menyukai novel karya penulis Chiung Yao. Meskipun kisah dalam kebanyakan novelnya bercerita tentang kesedihan atau tragedi percintaan…

Kisah Wastini : Awal Kehidupan Baru

Ibarat tetesan embun pagi yang menitiki dedaunan, aku hadir sebagai salah satu kehidupan baru dari sekian kehidupan baru yang telah menjanjikan harapan baru bagi dunia. Awalnya, aku hanya embrio yang tumbuh dan berkembang dalam rahim ibuku. Sebagai calon kehidupan baru, aku diberikan waktu untuk menyempurnakan diriku, agar di saat waktunya tiba, aku telah benar-benar siap untuk melihat dunia yang selanjutnya akan menjadi rumahku. Aku juga harus melalui tahap demi tahap proses pembentukan struktur manusia, berusaha sabar menjalani fase demi fase kelengkapan organ penyusun tubuh : mulai dari otak, tulang belakang, jantung dan seterusnya. Aku merasa mulai membesar dan akan terus membesar.
Hingga suatu saat, aku akhirnya mulai bisa mendengar suara dan melihat cahaya.
Setiap hari, seperti ada saja suara seseorang dari luar sana yang berusaha mengajakku bicara dengan bahasa yang sama sekali belum kupahami. Ini sangat misterius dan aneh. Aku mulai penasaran, aku sangat ingin tahu siapa dia d…